SISTEM PENDIDIKAN DI SWEDIA
I. KATA PENGANTAR
Swedia yang terletak di jantung wilayah Scandinavia memiliki ciri dan paradigma yang unik antara industry led economy di satu sisi dan welfare state di sisi yang lain. Sebagai negara yang didorong oleh kemajuan industri, Swedia mengandalkan inovasi dan research and development sebagai ujung tombak dari rangkaian roda perekonomiannya. Hal ini tercermin dari majunya sektor telekomunikasi dan Information and Communication Technology (ICT), otomotif, energi (yang menekankan pada sustainability) dan perdagangan. Di sisi lain, peran pemerintah masih sangat dominan dalam menciptakanwelfare state, yaitu suatu kondisi ketika penerimaan pajak yang memadai membuat pelayanan dasar seperti transportasi publik, pendidikan dan kesehatan lebih terjangkau, mudah diakses dan saling terintegrasi sehingga kualitasnya punsangat baik dan dapat diandalkan.
Selain itu, Swedia juga merupakan negara yang sangat berhasil dalam pencapaian kualitas hidup manusia, persamaan hak antara laki dan perempuan, rendahnya angka diskriminasi ras, serta penerapan hukum yang tegas dan sama rata.Hal ini ditunjukkan dengan tingginya angka Human Development Index (HDI) (peringkat ke-7 dari 182 negara pada tahun 2009). Swedia juga termasuk negara dengan kualitas pemerintahan yang sangat bagus terlihat dari rendahnya tingkat korupsi berdasarkan laporan The Transperancy International serta tingginya level E-government readiness index. Oleh karena itu, sebagai sebuah sistem, Swedia merupakan negara yang patut menjadi benchmark terutama bagi negara-negara lain termasuk Indonesia.