Merah Putih di Göta Alv

Merapatnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci pada hari Minggu, 25 Juli 2010 untuk pertama kalinya di Frihamnen, Gothenburg, Swedia, menambah kebahagiaan warga dan mahasiswa Indonesia di kota terbesar kedua di Swedia ini. "Saya tahu KRI Dewa Ruci dari buku IPS jaman SD dulu, tetapi baru saat ini bisa kesampaian menaikinya" ucap Roni Irnawan, salah satu mahasiswa Indonesia di Gothenburg, bangga. KRI Dewa Ruci singgah di Swedia setelah menempuh perjalanan dari Fredrikshavn, Denmark.
Rombongan KRI Dewa Ruci sebanyak 169 personil, yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Suharto La Djide telah meninggalkan Indonesia sejak 12 Maret 2010 dan berencana pulang ke Indonesia November 2010.
Persinggahan di Swedia merupakan rute tambahan dalam rangkaian Tall Ship Race 2010. Tall Ship Race yang merupakan lomba balap antar kapal dengan layar ini diikuti oleh 75 kapal dari berbagai negara. Dari benua Asia diwakili oleh Oman dan Indonesia. Tall Ship Race ini dimulai di Antwerp, Belgia dan berakhir di Hartpool, Inggris.
“Seperti mimpi akhirnya Dewa Ruci masuk sini” ungkap Adolf, warga Swedia dari Indonesia yang sudah 45 tahun bermukim di Swedia. Menurut Komandan kapal, Letkol Suharto, Kapal Dewa Ruci memiliki tiga misi:
- Kapal latih untuk melatih kadet kadet Angkatan Laut, Instansi kemaritiman dan mahasiswa kelautan.
- Duta misi budaya yang selalu menampilkan ragam kesenian dari 3 zona waktu Indonesia.
- Misi festival yaitu mengikuti festival pelayaran seperti Tall Ship Race 2010.
Setelah bersandar warga, mahasiswa dan para pengunjung disuguhkan hidangan nasi goreng dan bakso. Setelah itu para awak dari Dewa Ruci mempersembahkan aneka ragam pementasan yaitu; Tari Perang dari Papua, Reog Ponorogo Jawa Timur, Tari gendang, Poco-poco dan aneka musik lainnya.

Acara semakin meriah karena rombongan peserta turnamen sepakbola U-12 Gothia Cup 2010 dari Indonesia turut menyemarakkan acara di atas kapal. Dan pada keesokan harinya para pengunjung disambut dengan marching band. "Saya tidak menyangka, malah di Swedia bisa lihat kapal Dewa Ruci dan marching band-nya" ungkap Wawa Forssen yang merupakan ketua Indonesiska Kulturföreningen, Goteborg.

Setelah mengunjungi Gothenburg, KRI Dewa Ruci bertolak ke Kristiansand, Norwegia pada Senin malam, 26 Juli 2010.
- Jenis Artikel:
- Topic:
- Negara:
- Kota:
- Add new comment
- 1235 reads
-











