Reply to comment
TEDxGoteborg: Ideas Worth Spreading.

"TED is all about patterns in the clouds. It’s all about connections. It’s all about seeing things that everybody else has seen before but thinking about them in ways that nobody has thought of them before." Jay Walker.
Pertama kali saya berkenalan dengan TED, yaitu sekitar akhir 2008. Pada saat itu bos tempat saya bekerja merekomendasikan sebuah video. Video itu berisi Malcolm Galdwell membahas saus spaghetti dan demokratisasi dunia marketing. Semenjak itu saya ketagihan. Dikala-kala senang dan dikala-kala sedih, saya selalu sempatkan untuk menonton secuplik-dua cuplik video dari TED.COM. Berbagai macam informasi, pendapat dan cara pandang baru telah menginspirasi hari-hari saya. Intinya I Love TED!!!.
Karena itu saya merasa sangat beruntung ketika bisa membantu dan menghadiri TEDxGoteborg. Dengan semangat "ideas worth spreading," TEDx, dimana x berarti independen, adalah event TED lokal dan mandiri untuk menghadirkan pengalaman selayaknya konferensi TED. Pada event TEDx ini video TEDTalks bersama dengan presentasi langsung dari para pembicara telah menginspirasi banyak orang.
TEDxGoteborg#2 diselenggarakan 15 mei 2010, di Eriksbergshallens Hotel Quality 11. Tema yang ditampilkan berkaitan dengan Kesehatan dan Teknologi. Berikut adalah daftar pembicaranya:
Anders Ynnerman “Inside Information – Visualizing the interior of the human body”
Anna Roxvall “Where there are no doctors who deliver”
Björn Vickhoff “Music and rehabilitation”
Christian Björkman “The 3D Internet for Health and Education”
Gustav Gredebäck “The mirror neuron system, understanding others as oneself?”
Filipe Balestra “Healthy Processes in Architecture”
Karin Jonson “Kakbank- cookies and microcredits”
Lindha Kallerdahl “To find it to hold it and to let it go"
Masing-masing pembicara menggugah kami dengan cara dan informasinya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, karena semua talks direkam, nantikan saja postingannya pada bulan Juli 2010 di www.tedxgoteborg.com.
Selain saya, beberapa teman PPI Swedia di Goteborg juga turut hadir sebagai tamu undangan; Fiametta, Indry, Neni dan Gde. Berikut adalah kesan salah satu dari mereka yang diambil dari notes facebooknya:
" Menjelang sesi akhir sebuah seminar TEDx seorang pembicara sesi akhir memulai seminar dengan sesuatu yang tidak lazim, berbicara tentang konsep masa depan, kini dan masa lalu. Apakah saya ada disesi filsafat kali ini? setelah beberapa sesi sebelumnya berkutat pada pembicaraan di bidang teknologi dan kesehatan. Mungkin, tapi lihat nanti lah, "the show is still ongoing" pikir saya. Hingga pertengahan sesi, pembicara mengajak peserta seminar untuk berdiri, menarik nafas melalui perut, merasakan otot perut menegang dan bekerja, kemudian seketika itu hempaskan hingga perut seakan-akan kosong tanpa udara (walau saya tahu bukan perut yang bernapas:D). Dari proses sederhana ini, sang pembicara mengatakan, masa lalu, kini dan masa depan adalah seperti napas, dan hidup selalu mengalir bersama nafas yang anda hirup dan hembuskan setiap saat. Ini berarti saya sekali lagi berada pada masa kini, masa lalu dan masa depan sekaligus. Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa layaknya nafas, kehidupan adalah seperti mengambil sesuatu, menahannya kemudian bersiap untuk melepaskannya, tidak ada yang abadi dalam hidup, " kamu secara harfiah tidak memiliki apa-apa dalam hidup"...
Tiba-tiba saya sadar bahwa sesi ini adalah mengenai penyegaran ingatan mengenai entitas mendasar kehidupan, tidak ada gunanya segala seminar yang kami lakukan selama setengah hari ini apabila saya tidak menyadari bahwa saya hidup. Tidak ada gunanya juga apabila setiap prosesi nafas yang saya lakukan hanya berlalu begitu saja tanpa ada sesuatu yang bisa saya lakukan untuk sekitar. Inilah pesan penutup seminar ini, ambil semua inspirasi yang ada dan kemudian gunakan daya hidup untuk mulai melakukan sesuatu agar nafas tidak sia-sia adanya.
Dan ya, saya memang ada pada sesi filsafat...." Gde Pandhe.
Semoga notes diatas bisa cukup menggambarkan pengalaman event tersebut. Pengalaman yang patut saya ulangi karena pada 20 November 2010 TEDxGoteborg akan kembali menggelar acara bertemakan hari anak internasional di World Culture Museum Goteborg. Dan karena ini merupakan tema global, saya sarankan kalian mengoogle aktivitas TEDx disekitar anda.
Hidup TED :D
Special thanks for Carl Mezcla, Alex Lindqvist, David Relan, Sami Rabey and other people that i have met in these joyful event.
informasi lebih lanjut: www.ted.com dan www.tedxgoteborg.com.
n/a
- Add new comment
- 808 reads
-










